Tiga Keputusan Aneh Joachim Loew yang Memicu Kehancuran Jerman

361 views

Tim nasional Jerman besutan Joachim Loew menderita hasil negatif telak 0-3 melalui tim nasional Belanda di dalam lanjutan pertandingan Grup satu Liga A UEFA Nations League, Sabtu (13/10/2018) di Stadion Amsterdam Arena.

Mengingat pencapaian itu, tempat Joachim Loew menjadi juru tak-tik tim nasional Jerman makin tak aman sebab penampilan Die Nationalmannschaft tak kunjung berkembang selama musim ini.

Di dalam sepuluh laga di 2018, Jerman menerima kekalahan lima kali. Ini mencakup tragedi nasional kala tim asuhan Joachim Loew yang menyandang status jawara bertahan langsung tereliminasi pada penyisihan grup Piala Dunia 2018.

Joachim Loew disebut semakin tidak menentu di dalam mengatur tim nasional Jerman.

Setidak-tidaknya terdapat tiga keputusan aneh yang dibuatnya tentang susunan starter tim nasional Jerman hingga endingnya Nationalmannschaft dibantai oleh Belanda.

satu. Meyakini, pada Bintang dari Tim yang Tengah Krisis

Ada yang salah pada Bayern Muenchen sekarang sebab tim besar Liga Jerman ini tak sekalipun unggul di dalam empat laga terbaru di seluruh turnamen.

Melihat itu, Joachim Loew kenyataannya masih menjadikan para pemain Bayern Muenchen menjadi poros tulang punggung pada susunan starting XI tim nasional Jerman.

Manuel Neuer, Mats Hummels, Jerome Boateng, Thomas Mueller, serta Joshua Kimmich masih berlaga sejak menit perdana.

Kekacauan sistem penampilan keduanya pada Bayern Muenchen diperkenankan menjadi menular menuju tim nasional Jerman.

Tertulis 15 kali Jerman ditinggal bola sedangkan Belanda, yang menurunkan beberapa debutan, cuma sepuluh kali.

dua. Joshua Kimmich Bukan Philipp Lahm

Joachim Loew barangkali memandang ia telah mendapatkan seorang suksesor Philipp Lahm.

Salah satu bintang yang bisa menembus nyaris seluruh peran pada rumput hijau meski aslinya merupakan salah satu pemain bertahan yang beroperasi di sektor sayap.

Joshua Kimmich tampaknya diyakini Loew menjadi titisan dari Lahm hingga tempatnya terus digonta-ganti.

Ketika menghadapi Belanda, Kimmich diturunkan menjadi pemain berposisi gelandang tinggal di hadapan empat pemain bertahan di dalam formasi 4-1-4-1.

Joshua Kimmich tak berlaga apik serta menempatkannya menjadi pemain berposisi gelandang bertahan justru melemahkan tempat yang beroperasi di sektor sayap sebelah kanan Jerman yang diisi Matthias Ginter.

tiga. Timo Werner serta Thomas Mueller Jadi Yang beroperasi di sektor sayap

Keputusan Joachim Loew menurunkan Thomas Mueller serta Timo Werner yang beroperasi di sektor sayap kanan-kiri di dalam formasi 4-1-4-1 tak dapat dimengerti.

Menembus yang beroperasi di sektor sayap bukanlah spesialisasi ke 2 bintang itu. Mueller salah satu pemain berposisi gelandang depan, sementara Werner merupakan seorang ujung tombak.

Keputusan ini semakin nampak membingungkan sebab di kursi pemain pengganti Jerman malah punya sayap-sayap yang bagus serta alami menurut Julian Brandt, Leroy Sane, Serge Gnabry, atau Julian Draxler.

Bukannya memaksimalkan keduanya, Loew justru menurunkan bintang yang berorientasi ke central di posisi yang beroperasi di sektor sayap.

Tak heran Timo Werner berlaga buruk, sedangkan Thomas Mueller terus terseret main ke central.

Tags: #Joachim Loew

Leave a reply "Tiga Keputusan Aneh Joachim Loew yang Memicu Kehancuran Jerman"

Author: