10 Bintang yang Tak Beruntung Main di Era Ronaldo dan Messi

23 views

10 Bintang yang Tak Beruntung Main di Era Ronaldo dan Messi

Perdebatan soal siapa yang paling baik di antara Cristiano Ronaldo serta Lionel Messi sering menghiasi obrolan publik dan semua media berita bola. Karena ini, pemain-pemain yang punya kemampuan mengesankan harus tenggelam di balik ke 2 pesepakbola tersebut.

Kualitas Messi membikin Barcelona mendapat tidak sedikit torehan piala. Bintang dari Argentina ini terus mengundang decak kagum tiap kali berhasil melalui hadangan sejumlah pemain. Meski begitu, tak jarang ia mendapat kecaman sebab tidak bisa mengantarkan bangsanya jadi jawara.

Sementara Ronaldo sendiri setingkat lebih beruntung, sebab pernah mengantarkan Portugal jadi jawara Piala Eropa pada tahun 2016. Koleksi prestasinya juga lumayan mentereng, serta sudah mendapat apa pun yang diperlukan untuk jadi salah satu bintang paling baik sejagat. Tapi masih dari laporan berita bola yang sama, orang-orang mengklaim jika ia cuma dapat menyarangkan goal saja.

Meski begitu, mengatakan Ronaldo serta Messi menjadi bintang paling baik sejagat bukan sebuah dosa. Sebab faktanya, keduanya sudah menyajikan performa yang gemilang untuk para penikmat sepakbola.

Kemunculan keduanya jua tidak sedikit membikin bintang bertalenta lainnya mesti menerima jika ia cuma pelengkap kesebelasan. Siapa sajakah bintang-bintang itu? Diberitakan livesore inilah bintang-bintang di antaranya.

Angel Di Maria – Angel Di Maria bakal terus dikenang oleh publik menjadi pemain sayap bertubuh kurus yang terus memberi assist manis pada para juru gedor. Bintang dari Argentina ini telah bertanding di beberapa tim raksasa, sebagaimana Real Madrid, Manchester United, serta PSG.

Pengalamannya dapat dikatakan mentereng, namun ini masih tidak cukup untuk menjadikannya sukses mendapat posisi di khalayak ramai. Sepanjang di Madrid, dia terus jadi paling baik ke 2 dibawah Ronaldo. Begitu juga di Argentina, kala ia berlaga bareng Messi.

Wesley Sneijder – Kemungkinan, tersedia tidak sedikit anak-anak yang tak tahu bintang cemerlang bernama Wesley Sneijder. Padahal data dari website prediksi bola, dia adalah bintang yang sangat banyak memperkuat bangsanya, Belanda, serta dapat disebut-sebut menjadi satu dari sekian banyak sosok paling baik di dalam jersey oranye ini.

CV Sneijder menjadi pemain juga dapat dikatakan bagus, pasalnya ia pernah mengantarkan Inter Milan mendapat treble di kampanye musim 2009/2010 lalu. Lebih lanjut, dia jua terus menghiasi tim-tim raksasa Eropa sebagaimana Ajax serta Real Madrid.

Robert Lewandowski – Publik diperkenankan saja memendam kata “goal” di tengah nama Lewandowski. Pasalnya, catatan golnya sepanjang berjersey Bayern Munchen tak sedikit. Bintang dari Polandia ini malahan dapat disebut-sebut menjadi satu dari sekian banyak legenda di sepanjang turnamen Bundesliga.

Seperti dilansir statistik Transfermarkt, lelaki berusia 29 tahun ini telah mencatat 180 goal serta 51 umpan di dalam 257 performanya di Bundesliga. Dia jua punya raihan yang tak kalah heroiknya di Liga Champions, dengan raihan 45 goal di dalam 72 laga.

Ketertarikan tim-tim raksasa kayak Real Madrid tentu dapat jadi bukti jika Lewandowski adalah satu dari sekian banyak ujung tombak paling baik sepanjang masa. Tapi admin livescore Spanyol mengatakan, ia jua tetap tidak dapat mengalahkan ketenaran Ronaldo serta Messi.

Gareth Bale – Gareth Bale mencuri atensi publik karena performanya bareng Tottenham di Premier League. Karena itu jua, Real Madrid perlu mengeluarkan duit tidak sedikit demi meraihnya, dan pernah membuatnya jadi bintang paling mahal sejagat.

Rentetan pencapaian yang dia raih bareng Real Madrid menjadikannya layak untuk dipercaya jadi satu dari sekian banyak bintang paling baik sejagat pada waktu ini. Penampilannya memang pernah mengalami penurunan usai mendapatkan cedera, tapi kemampuannya tidak perlu dipertanyakan lagi.

Lihat saja bagaimana dia jadi sosok pembeda di partai laga pamungkas Liga Champions pada kampanye musim 2017/2018 lalu. Datang dari kursi pemain pengganti, dia sukses mencetak 2 skor serta membikin Los Merengues unggul dengan score 3-1 vs Liverpool.

Luis Suarez – Sudah mengecap 3 turnamen dari negeri yang tak sama, Luis Suarez terus stabil di dalam menunjukkan diri menjadi satu dari sekian banyak striker paling baik saat ini

Bintang dari Uruguay ini datang menuju hadapan publik dengan performa yang gemilang bareng tim Belanda, Ajax Amsterdam. Pada tahun 2011, dia mengambil keputusan untuk gabung dengan tim besar Premier League, Liverpool.

Di Liverpool, dia tak mendapat beberapa piala. Tapi koleksi Player of the Year di kampanye musim 2013/2014 jadi bukti bagaimana ia mengoyak barisan defensif kesebelasan rival. Suarez jua punya jasa besar kala Barca mendapat treble pada tahun 2015.

Frank Ribery – Masih dari blog prediksi bola yang sama melaporkan, lincah di dalam menggiring bola, memiliki kecepatan, bisa menyediakan assist silang, dan handal di dalam menyarangkan goal. Inilah gambaran kualitas sesosok Franck Ribery.

Telah tidak terhitung lagi pencapaian yang dia peroleh di dalam sepuluh tahun kebersamaannya dengan Bayern. Ribery jua adalah satu dari sekian banyak bintang yang terlibat di dalam kejayaan The Bavarians meriah piala Treble pada tahun 2013 lalu.

Kehadirannya jua membikin Munchen terbilang menyeramkan setiap kali mengerjakan penetrasi di lini sayap. Bareng Arjen Robben, bintang dari Prancis ini membikin para juru tak-tik rival perlu putar otak di dalam mempertahankan serangan.

Tapi, pencapaian individu yang sudah dia raih merupakan jadi penghuni tempat 3 Ballon D’Or tahun 2013 silam. Nomor 1 serta 2? Siapa lagi jika bukan Messi serta Ronaldo.

Wayne Rooney – 253 goal yang dibukukan di dalam 13 tahun telah lumayan membikin Wayne Rooney bertengger di posisi pucuk lis pencipta goal paling banyak Manchester United. Rentetan pencapaian juga telah dipersembahkan olehnya.

Rooney pertama-tama kali datang menuju permukaan pada Piala Eropa tahun 2004 silam di Portugal. Dia keluar menjadi pencipta goal paling banyak untuk Inggris. Meski dia tidak berhasil mempersembahkan piala, tapi performanya telah cukup untuk membikin Manchester United tertarik.

Meski telah menyarangkan beberapa goal, tapi Rooney malah tenar menjadi bintang yang tak egois. Nyaris sebagian fans The Red Devils menyebutnya menjadi sosok yang terus mengedepankan kerja sama kesebelasan.

Arjen Robben – Pada saatnya, Robben tersohor menjadi bintang yang terus jadi ancaman untuk barisan defensif kesebelasan rival. Sebab, kecepatan dan tekniknya sering kali membikin para pemain bertahan, khususnya di tempat sayap, kesulitan untuk mempertahankannya.

Dia pernah jadi bintang tercepat di Piala Dunia tahun 2014 kala memperkuat Belanda vs Spanyol. Dia berhasil mengoyak barisan defensif yang dijaga oleh Sergio Ramos serta membawa Belanda unggul dengan score telak 5-1.

Bintang dari Belanda ini jua telah mengecap pengalaman berlaga di banyak tim raksasa, sebelum berlabuh menuju Bayern Munchen tahun 2009 sampai kini. Dia main perkasa bareng PSV, Chelsea, serta jua Real Madrid.

Zlatan Ibrahimovic – Seluruh fans Swedia setuju mengatakan nama Zlatan Ibrahimovic kala diberi pertanyaan tentang bintang paling baik mereka. Hal ini dapat dipertanggungjawabkan, menyusul Zlatan telah memperkuat beberapa tim raksasa di Eropa.

Meski tidak sekalipun merasakan piala Liga Champions, tapi perolehan Zlatan di dunia sepakbola tidak dapat dinilai sebelah mata. Dia terus mempersembahkan piala di manapun ia menambatkan hatinya, apa ini Juventus, Barcelona, atau Manchester United.

Selain pencapaian, Zlatan jua tersohor menjadi bintang yang terus menyarangkan goal sensasional. Tengok saja bagaimana ia menyarangkan goal salto dari jarak jauh kala memperkuat Swedia melawan Inggris di pertandingan persahabatan tahun 2012 silam.

Andres Iniesta – Andres Iniesta dapat disebut-sebut menjadi bintang memiliki talenta besar yang sama sekali tak sekalipun mendapat piala Ballon D’Or. Tak ada yang dapat menolak kala publik setuju menyebutnya menjadi satu dari sekian banyak bintang paling baik sejagat.

Iniesta kemungkinan tak punya kecepatan kayak bintang dahsyat kebanyakan lain. Tapi, visi dan akurasi assist-nya jadi satu dari sekian banyak kunci kejayaan Barcelona serta Spanyol di dalam menerapkan taktik tiki-taka yang terkenal.

Tidak cuma itu, dia jua terus punya sederet pencapaian yang sudah dia raih bareng Barcelona mau pun tim nasional Spanyol. Dia malahan pernah mengantarkan Blaugrana mendapat treble 2 kali, yaitu pada tahun 2009 serta 2015 lalu.

Tapi, Iniesta tidak sekalipun bertengger di tempat puncak untuk memperebutkan penghargaan Ballon D’Or. Pencapaian paling bagusnya hanyalah jadi nomor 2 pada tahun 2010 silam.

Tags: #Cristiano Ronaldo #Lionel Messi

Leave a reply "10 Bintang yang Tak Beruntung Main di Era Ronaldo dan Messi"

Author: